• https://www.langdonparkatwestcovina.com/
  • Mbokslot
  • https://data.pramukajabar.or.id/
  • http://103.206.170.246:8080/visi/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/
  • https://lms.rentas.co.id/
  • https://siakad.stkippgri-bkl.ac.id/pengumuman
  • https://yahooo.co.com/
  • https://pmb.stkippgri-bkl.ac.id/info-prodi
  • https://sptjm.lldikti4.id/banner/
  • mbokslot
  • https://solarcity.vn/mua/
  • https://ppm-rekrutmen.com/antam/
  • https://sptjm.lldikti4.id/storage/
  • https://www.langdonparkatwestcovina.com/floorplans
  • https://silancar.pekalongankota.go.id/newsilancar/
  • https://app.mywork.com.au/login
  • https://dms.smhg.co.id/assets/js/hitam-link/
  • https://aeress.org/noticias/
  • https://rsupsoeradji.id/
  • slotplus777
  • https://ibs.rshs.or.id/operasi.php
  • https://tpfx.co.id/jurnal/
  • Mbokslot
  • http://103.81.246.107:35200/templates/itax/-/mbok/
  • https://alpsmedical.com/alps/
  • https://pastiwin777.cfd/
  • https://elibrary.rac.gov.kh/
  • https://heylink.me/Mbokslot.com/
  • https://sman2situbondo.sch.id/
  • https://www.capitainestudy.fr/quest-ce-que-le-mba/
  • ac milan – Mediapasti.com

    Tag: ac milan

    • Pecah Telur Fullkrug, Rekrutan Baru AC Milan Bawa Milan Menang 1-0 Lawan Lecce

      Pecah Telur Fullkrug, Rekrutan Baru AC Milan Bawa Milan Menang 1-0 Lawan Lecce

      AC Milan harus bersusah payah untuk mendapatkan tiga poin dari tim papan bawah Lecce lewat kemenangan tipis 1-0 di Stadion San Siro, Senin (19/1) dini hari WIB, dalam pertandingan lanjutan Serie A Italia.

      Jalannya Pertandingan

      Tim besutan Max Allegri ini mendominasi permainan sepanjang pertandingan. Hanya saja, mereka menemui tembok kokoh Lecce yang sedang berusaha melepaskan diri dari ancaman degradasi. Babak pertama pun diakhiri tanpa terciptanya gol dari kedua tim.

      Serangan gencar Milan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76. Alexis Saelemaekers menyusuri sisi kanan, dan selanjutnya melepaskan umpan silang yang disambut sundulan Niclas Fullkrug dari jarak dekat. Itu adalah gol pertama Fullkrug setelah transfernya pada Januari 2026 ketika dia baru berada di lapangan selama tiga menit.

      Kiper Lecce Wladimiro Falcone yang beberapa kali mementahkan peluang Milan, kembali menggagalkan usaha tuan rumah lewat Christopher Nkunku dari tendangan jarak dekat menjelang laga usai.

      Milan Pepet Inter di puncak Klasemen

      Milan tetap berjarak lima poin dari InterKemenangan ini sangat penting bagi Milan dalam upaya meramaikan persaingan meraih gelar juara. Milan tetap berada di peringkat kedua usai mengumpulkan 44 poin, berselisih lima angka dari Inter yang menempati puncak klasemen. Sedangkan Lecce yang kini melalui enam laga dengan satu imbang dan lima kekalahan masih berada di zona tidak nyaman, yakni peringkat 17 dengan 18 poin.

      Lanjutan Serie A Berikutnya

      Upaya Milan untuk tetap berada di jalur kemenangan akan menemui tantangan berat pada matchday berikutnya. Mereka akan menyambangi ibu kota Italia untuk menghadapi peringkat empat AS Roma, Senin (26/1) dini hari WIB, di Stadion Olimpico. Sementara Lecce berupaya menghentikan catatan tanpa kemenangan kala mereka menjamu Lazio di Stadion Via del Mare satu hari sebelumnya.

    • AC Milan Kembali memuncaki Klasemen Setelah Menundukan Lazio 1-0 pada Lanjutan Serie A

      AC Milan Kembali memuncaki Klasemen Setelah Menundukan Lazio 1-0 pada Lanjutan Serie A

      Pertandingan AC Milan vs Lazio pada pekan ke-13 Serie A 2025/2026 menghadirkan duel penuh ketegangan di San Siro, Minggu, 30 November 2025. Laga berakhir 1-0 untuk keunggulan Milan berkat gol tunggal Rafael Leao di menit 51. Kemenangan ini membuat Rossoneri terus bersaing di papan atas Liga Italia.

      AC Milan vs Lazio menjadi panggung bagi dua tim dengan momentum berbeda. Milan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menumbangkan Inter, tetapi kehilangan Christian Pulisic yang menambah daftar cedera bersama Santiago Gimenez dan Zachary Athekame. Lazio tidak kalah tangguh, karena sebelumnya hanya menelan satu kekalahan dari delapan laga. Tarik-ulur momentum terjadi sepanjang pertandingan.

      Meski hanya satu gol tercipta, laga ini dipenuhi drama hingga menit akhir. VAR kembali menjadi pusat perhatian setelah adanya dugaan handball Strahinja Pavlovic di masa tambahan waktu. Ketegangan di area teknis bahkan membuat Massimiliano Allegri dan asisten Lazio, Marco Ianni, harus diusir wasit.

      AC Milan vs Lazio: Keberanian Rossoneri, Ketangguhan Maignan, dan Penyelesaian Leao

      Luka Modric dari AC Milan melihat rekannya, Adrien Rabiot, berebut bola dengan pemain Lazio, Toma Basic, dalam laga Serie A melawan Lazio di San Siro, 29 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

      Gol tunggal kemenangan Milan tercipta di menit 51 melalui skema yang sangat terstruktur. Ada dua elemen utama—kolaborasi tim dalam membangun serangan dan penyelamatan-penyelamatan penting Mike Maignan yang menjaga Milan tetap hidup di laga ini.

      Lazio sebenarnya membuka pertandingan dengan lebih agresif. Baru 90 detik, Mario Gila sudah memaksa Mike Maignan menjangkau bola hingga mengenai mistar gawang. Tekanan berlanjut melalui Mattia Zaccagni yang memanfaatkan kelengahan Fikayo Tomori. Milan baru mendapatkan peluang berarti menjelang jeda ketika Tomori gagal mengarahkan tendangan setelah umpan Davide Bartesaghi dibelokkan.

      Setelah babak kedua dimulai, Milan tampil lebih efektif. Saelemaekers dan Fofana bekerja sama merancang serangan dari sisi kanan, Tomori memberikan umpan tarik keras, dan Leao muncul tepat waktu untuk menyambar bola. Setelah unggul, Milan memperoleh beberapa peluang tambahan melalui sundulan Leao dan Ruben Loftus-Cheek, tetapi Ivan Provedel tampil disiplin menjaga gawang Lazio.

      AC Milan vs Lazio: Perjuangan Tim Tamu, Kembalinya Castellanos, dan Kekacauan Jelang Akhir

      Mario Gila dari Lazio (kanan) dan Christopher Nkunku dari AC Milan berebut bola dalam laga Serie A antara AC Milan dan Lazio di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 29 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

      Lazio mencoba meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal. Masuknya Taty Castellanos—yang telah absen hampir dua bulan—memberikan penyegaran di lini depan. Ia sempat melepaskan voli sulit yang masih dapat diamankan Maignan. Fisayo Dele-Bashiru yang kembali masuk skuat juga memberikan variasi, tetapi Milan bertahan dengan cukup terorganisasi.

      Laga semakin memanas memasuki menit akhir. Tekanan Lazio membuat pertahanan Milan bekerja ekstra, terutama melalui bola-bola mati dan umpan silang. Ketika memasuki masa tambahan waktu, tembakan Alessio Romagnoli mengenai lengan Pavlovic dan memicu protes keras pemain Lazio. VAR kemudian meninjau insiden tersebut.

      Dalam proses pemeriksaan, situasi di area teknis berubah kacau. Allegri dan Marco Ianni mendapatkan kartu merah akibat protes berlebihan. Setelah peninjauan selesai, wasit memutuskan tidak memberikan penalti karena Pavlovic terlebih dahulu dilanggar Adam Marusic sebelum bola mengenai lengannya. Lazio harus pulang tanpa poin.

      Kemenangan tipis ini menjadi angin segar bagi Milan yang sementara naik ke puncak klasemen. Pertemuan kembali antara kedua tim di babak 16 besar Coppa Italia pada Kamis mendatang menambah aroma rivalitas yang memanas.

    • Hasil Derby Milan, Inter vs Milan Pada Lanjutan Serie A, Milan Menang 0-1

      Hasil Derby Milan, Inter vs Milan Pada Lanjutan Serie A, Milan Menang 0-1

      Pertandingan Inter vs Milan pada pekan ke-12 Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin, 24 November 2025, menghadirkan duel klasik yang penuh tensi sejak menit awal. Di tengah persaingan papan atas, AC Milan mampu menundukkan Inter Milan berkat efektivitas serangan dan ketenangan lini belakang mereka. Hasil ini membuat Derby della Madonnina kembali menegaskan bahwa rivalitas sekota tak pernah kehilangan daya tariknya.

      Gol tunggal Christian Pulisic pada menit 54 menjadi pembeda di laga yang berjalan sengit. Inter tampil dominan dengan penguasaan bola 64 persen, 16 percobaan tembakan, dan lima shots on target. Akan tetapi, Milan tampil jauh lebih efisien dengan delapan tembakan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang. Kemenangan Rossoneri semakin kokoh setelah Mike Maignan menggagalkan penalti Hakan Calhanoglu di babak kedua.

      Sepanjang pertandingan, Inter berulang kali menekan dan menciptakan peluang berbahaya, tetapi Milan merespons dengan disiplin serta pemanfaatan momentum yang sempurna. Gol Pulisic dan penyelamatan Maignan menjadi dua momen yang menentukan arah pertandingan ini.

      Inter vs Milan: Rossoneri Efisien, Nerazzurri Tak Mampu Manfaatkan Peluang

      Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

      Duel ini menjadi ajang penting bagi kedua tim yang tengah mengejar papan atas klasemen. Inter tidak diperkuat Denzel Dumfries dan Henrikh Mkhitaryan, sementara Marcus Thuram kembali menjadi starter setelah absen sejak akhir September. Milan turun dengan skuad yang mulai komplet berkat kembalinya Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Fikayo Tomori.

      Inter langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ke-4, sundulan diving Thuram hampir membuka keunggulan, tetapi Maignan menepis bola dengan refleks cepat. Tekanan terus datang, termasuk sundulan Francesco Acerbi pada menit ke-27 yang menghantam mistar gawang. Serangan Nerazzurri semakin intens melalui peluang Lautaro Martinez yang digagalkan Maignan dan membentur tiang.

      Milan sesekali mencoba keluar dari tekanan lewat transisi cepat. Pulisic hampir mencetak gol lewat sepakan melengkung yang hanya melintas tipis di sisi tiang jauh. Namun, momen krusial hadir ketika Youssouf Fofana mencuri bola dari Calhanoglu. Serangan cepat berlanjut, dan tembakan Alexis Saelemaekers yang ditepis Sommer justru mengarahkan bola tepat ke Pulisic, yang tanpa kesalahan menuntaskan peluang dari jarak dekat.

      Inter memiliki kesempatan emas untuk menyamakan skor ketika VAR memberikan penalti setelah Strahinja Pavlovic dianggap melanggar Thuram. Calhanoglu maju sebagai algojo, tetapi Maignan sukses menepis bola dengan satu tangan—sebuah momen yang mengubah ritme dan mental pertandingan.

      Inter vs Milan: Derbi Ketat, Dua Aksi yang Jadi Pembeda

      Rafael Leao dari AC Milan berduel dengan Manuel Akanji dari Inter Milan dalam laga Serie A di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025 (c) AP Photo/Antonio Calanni

      Selain panasnya persaingan, laga ini juga memiliki nilai historis karena menjadi derbi pertama sejak Inter dan AC Milan resmi membeli lahan di sekitar San Siro. Kepemilikan tersebut membuka jalan bagi pembangunan stadion baru yang akan menjadi rumah bagi kedua klub dalam beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, seluruh pemain mengenakan tanda merah di pipi sebagai bentuk dukungan kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan.

      Inter tak menyerah setelah tertinggal. Mereka menekan melalui skema bola mati dan pergerakan Nicolo Barella yang membahayakan pertahanan Milan. Manuel Akanji dan Andy Diouf mendapatkan peluang, tapi eksekusi keduanya masih dapat diamankan Maignan. Sepakan Ange-Yoan Bonny dari sudut kotak penalti juga melambung tinggi.

      Milan bertahan disiplin dan menutup ruang tanpa panik. Allegri menginstruksikan barisan gelandangnya untuk membuat blok pertahanan yang rapat sehingga Inter kesulitan menciptakan peluang bersih pada 15 menit terakhir. Ketika peluit akhir berbunyi, Milan keluar sebagai pemenang melalui dua kontribusi utama: penyelesaian apik Pulisic dan insting penyelamatan Maignan.

      Kemenangan ini menempatkan Rossoneri naik ke posisi dua klasemen, sekaligus menegaskan bahwa kualitas pada momen krusial tetap menjadi penentu hasil dalam laga sebesar Derby della Madonnina.